Mengenal Istilah Closing Price Dalam Investasi Saham

Mengenal Istilah Closing Price Dalam Investasi Saham – Buat anda yang baru terjun ke dunia investasi saham, istilah closing price tentunya masih terasa asing bagi anda. Closing price sendiri akan sering anda dengar menjelang penutupan pasar di penghujung hari.

Closing price sendiri merupakan informasi atau data yang sering dicari oleh para investor ataupun trader harian yang nantinya dijadikan sebagai salah satu pertimbangan dalam melakukan keputusan dalam berinvestasi ataupun trading.

Mengenal Istilah Closing Price Dalam Dunia Investasi Saham

Untuk membantu anda mengenal lebih jauh lagi tentang istilah closing price. Pada artikel kali ini Budak Duit Indonesia sudah merangkumnya untuk anda.

Pengertian Closing Price

Contoh Screenshot Informasi Closing Price Saham BBCA
Contoh Screenshot Informasi Closing Price Saham BBCA Sumber: Google Penelusuran (13/4/2021)

Closing price atau harga penutupan adalah harga terakhir yang muncul saat bursa melakukan penutupan transaksi di penghujung hari. harga dari closing price tersebut nantinya akan digunakan sebagai acuan harga untuk Opening price atau harga pembukaan di keesokan harinya saat bursa kembali dibuka.

Closing price biasanya digunakan oleh para investor saham untuk memprediksi harga saham pada periode berikutnya. Hal tersebut dikarenakan harga prediksi saham dapat membantu para investor dalam mengambil keputusan saat melakukan transaksi jual beli saham di pasar modal.

Harga saham pada penutupan bursa merupakan valuasi yang paling akurat walaupun terkadang sering berbeda dengan harga saham setelah penutupan dikarenakan ada beberapa transaksi dalam volume kecil yang masih diperdagangkan.

Apa Fungsi Closing Price?

Adapun empat fungsi dari closing price atau harga penutupan bagi para pelaku pasar modal atau bursa efek, diantaranya seperti :

  1. Fungsi closing price bagi sebuah perusahaan atau emiten ialah dapat dijadikan sebagai acuan harga untuk pembukaan bursa pada esok harinya. Karena sifatnya acuan, ada kemungkinan perusahaan tersebut menggunakan harga yang berbeda untuk harga pembukaan atau opening price.
  2. Untuk para investor closing price digunakan sebagai informasi yang menjadi bahan pertimbangan dan keputusan untuk transaksi jual-beli saham keesokan harinya.
  3. Sebuah perusahaan juga bisa menjadikan harga closing price sebagai bahan evaluasi kinerja saham tersebut. Perusahaan biasanya akan berusaha memperoleh sentimen positif dihari berikutnya jika kinerja sahamnya hari ini relatif rendah atau mengalami penurunan harga.
  4. Memastikan pemrataan informasi kepada semua pelaku bursa juga termasuk salah satu fungsi dari closing price itu sendiri.

Harga saat penutupan bursa memang sangat berpengaruh dalam mengukur indeks perdagangan jual-beli saham terkait. Akan tetapi para investor sebaiknya tidak hanya terpaku pada harga penutupan sebagai satu-satunya patokan dan referensi dalam melakukan transaksi jual-beli saham di hari berikutnya.

 

Sekian dulu artikel kali ini dari Budak Duit Indonesia yang membahas tentang closing price dalam dunia investasi saham. Semoga artikel kali ini bermanfaat bagi anda yang saat ini sedang mencoba menjadi seorang investor saham. Anda bisa tinggalkan pesan dan komentar jika merasa terbantu dan suka dengan artikel kali ini. Terima kasih sudah membaca!.

You cannot copy content of this page