Saham Biasa (Common Stock) Dan Saham Preferen (Preferred Stock)

Saham Biasa (Common Stock) Dan Saham Preferen (Preferred Stock)

Saham Biasa (Common Stock) Dan Saham Preferen (Preferred Stock) – Saham adalah sebuah bukti kepemilikan suatu perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Ini adalah bukti bahwa anda telah menyetorkan modal investasi kepada perusahaan tersebut dan anda layak disebut sebagai investor perusahaan. Contohnya jika anda membeli saham BBCA, secara tidak langsung anda merupakan salah satu pemilik perusahaan PT Bank Central Asia Tbk.

Sejatinya saat ini ada dua jenis saham yang diperdagangkan di bursa, yaitu Saham Biasa (Common Stock) dan Saham Preferen (Preferred Stock). Kedua jenis saham tersebut akan dibahas pada artikel berikut ini.

 

I. Saham Biasa (Common Stock)

Saham Biasa atau Common Stock merupakan bukti kepemilikan perusahaan yang menempatkan pemegangnya sebagai pihak terakhir untuk menerima aset saat terjadi dilikuidasi. Akan tetapi para pemegang saham ini tetapi memiliki hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Selain itu mereka juga memiliki hak untuk mendapatkan Dividen saat perusahaan membagikan keuntungan.

Hak suara yang diberikan kepada para pemegang saham biasa ditentukan dengan banyaknya persentase saham yang ia miliki di perusahaan. Semakin banyak persentasenya maka semakin besar hak suara yang diberikan untuk menentukan kebijakan perusahaan ataupun strategi bisnis nantinya.

Para pemegang saham biasa memiliki tanggung jawab yang terbatas terhadap klaim pihak lainnya sesuai dengan proporsi saham yang mereka miliki. Selain itu mereka juga bebas memperjualbelikan kepemilikan yang mereka miliki ataupun mengalihkannya kepada pihak lain.

 

II. Saham Preferen (Preferred Stock)

Saham preferen adalah bukti kepemilikan saham yang hak atas menerima aset dan lama perusahaan lebih didahulukan dibandingkan saham biasa. Para pemegang saham ini memiliki pendapatan dividen yang tetap dan pembayarannya didahulukan. Selain itu mereka akan menerima aset terlebih dahulu saat terjadi dilikuidasi. Yang membedakan adalah para pemegang saham Preferen tidak memiliki hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Saham preferen sendiri terbagi menjadi 5 jenis saham, diantaranya adalah:

  1. Saham Preferen Partisipasi (Participating Preferred Stock)
  2. Saham Preferen Konvertibel (Convertible Preferred Stock)
  3. Saham Preferen Disesuaikan (Adjustable Rate Preferred Stock/ARPS)
  4. Saham Preferen yang Dapat Ditebus (Callable Preferred Stock)
  5. Saham Preferen Kumulatif (Cumulative Preferred Stock)

 

III. Perbedaan

Perbedaan yang mencolok dari kedua jenis saham ini adalah pemegang saham preferen memiliki hak lebih dibanding pemegang saham biasa. Mereka mendapatkan memiliki hak untuk didahulukan dalam pembagian aset dan dividen dibandingkan pemegang saham biasa. Akan tetapi saham biasa juga memiliki keuntungan lain, yaitu memiliki potensi besar untuk mendapatkan pendapatan yang lebih besar saat perusahaan memiliki kinerja yang baik dan punya hak untuk berpartisipasi dalam RUPS.

Mendapatkan kepemilikan saham biasa dinilai jauh lebih mudah dibandingkan saham preferen. Dikarenakan saham biasa banyak diperjualbelikan di bursa, sedangkan saham preferen hanya beberapa perusahaan saja yang memperjualbelikannya. Pemegang saham preferen tidak bisa membeli kembali saham perusahaan, sedangkan pemilik saham biasa tidak memiliki batasan dalam menambah jumlah kepemilikannya di perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page