[SHARE] – Fake Report DMCA Oleh Abuser Dengan Nickname Toniid, Id, Toni Irawan

Fake Report DMCA Oleh Toniid (Toniid.de)

Sampai saat ini saya masih berjuang dari serangan Fake Report DMCA yang dilakukan oleh Toniid yang diketahui pemilik situs www.Toniid.de. Abuser Toniid memanfaatkan pelaporan DCMA secara ilegal dengan tujuan mentake down artikel targetnya agar tidak muncul di hasil pencarian Google.

Situs Budak Duit Indonesia mendapatkan beberapa Report Fake DMCA dari Toniid dari akhir desember 2021 sampai saat ini dengan bukti screenshot di bawah ini:

Screenshot Bukti Fake Report Brutal Oleh Toniid
Screenshot Bukti Fake Report Brutal Oleh Toniid Part 1

Di lumensdatabase.org adalah 15 lebih artikel yang terkena atau di laporkan oleh Toniid.

Screenshot Bukti Fake Report Brutal Oleh Toniid Part 2.jpg
Screenshot Bukti Fake Report Brutal Oleh Toniid Part 2.jpg

Yang anehnya lagi dia memakai pembanding website lain bukan website milik dia sendiri (Toniid.de), tentunya ini sudah termasuk pencatutan dan bisa merugikan banyak pihak dan termasuk tindakan ilegal dan melanggar hukum UU ITE.

Screenshot Bukti Fake Report Brutal Oleh Toniid Part 4
Screenshot Bukti Fake Report Brutal Oleh Toniid Part 4

Abuser Toniid, menggunakan situs halovina.com untuk melakukan Fake Report DMCA.

Screenshot Detail Fake Report Toniid Menggunakan Nama Indodax
Screenshot Detail Fake Report Toniid Menggunakan Nama Indodax

Abuser “Toniid”, “Toni Irawan” seakan bermain-main api dengan hukum yang bisa saja menjeratnya. Disini abuser “Toniid| bukanlah staff/karyawan yang bekerja secara resmi di Indodax ataupun mewakili Indodax, tapi berani menggunakan nama tersebut untuk melakukan Abuse Fake Report DMCA.

Tindakan Counter Fake Report

Tentunya tindakan standar yang saya lakukan ialah melayangkan Counter Report DMCA, saya sudah mengecek keseluruhan artikel yang saya miliki tidak adanya indikasi pelanggaran Copyright ataupun plagiarisme dan mencuri konten yang di tuduhkan.

Lucunya Toniid hanya mentatut beberapa paragraf saja dan sama sekali tidak identik dengan artikel yang saya miliki, akan tetapi seperti yang perlu di ketahui pelaporan dan takedown DMCA saat ini dilakukan oleh bot bukan pengecekan dan eksekusi manual oleh manusia.

Oke lanjut disini saya melakukan Counter Report Form yang hanya perlu mengisi beberapa data saja dan tentunya Google langsung meresponnya dengan pemberitahuan email bahwa issue Fake Report DMCA tersebut sedang dicek kembali dalam waktu 10 hari kerja.

Screenshot Counter Report DMCA
Screenshot Counter Report DMCA

Contoh bukti pelaporannya seperti diatas dan saya hanya perlu menunggu saja. Jika terbukti tidak bersalah maka artikel akan di kembalikan ke google pencarian seperti sedia kala dan sang Abuser Toniid tentunya akan mendapatkan punishment karena memanfaatkan fitur DMCA secara ilegal secara brutal demi kepentingannya dan merugikan orang lain, selain itu juga dia mencatut nama situs-situs besar dalam pelaporannya.

Siapa Toniid?

Jika penasaran anda bisa melakukan pencarian dengan kata “Toniid” di Google. Jika jeli anda akan menemunkan beberapa situs dengan domain ilegal yang terkait dengannya. Situs utama yang dia miliki ialah Toniid.de yang mengambil tema cryptocurrency. Jadi dapat disimpulkan dia melakukan abuse Fake Report DMCA karena ingin artikel dia saja yang muncul. Tentunya cara tersebut ialah cara yang sangat “Kotor” untuk komunitas blogger Indonesia.

Screenshot Website Abuser Fake Report Toniid.de
Screenshot Website Abuser Fake Report Toniid.de

 

Screenshot Abuse DMCA Toni Irawan Dan Situsnya www.toniid.de
Screenshot Abuse DMCA Toni Irawan Dan Situsnya www.toniid.de

Screenshot diatas adalah milik Abuser Toniid.de dengan template gratisan dan domain .de yang bukan domain umum yang kita ketahui (.id, .com, .net atau .co.id) tentunya sangat membuat curiga.

Saya merasa aneh dengan pola pikir orang ini, melakukan fitnah berupa laporan palsu DMCA tapi tidak ada keuntungan yang didapatkan selain ‘Dosa’. Pola pikirnya sangat sulit ditebak melakukan serangan siber tanpa ada tujuan.

Selain itu saya juga mendapati beberapa akun facebook yang related dengan nama tersebut dan setelah saya telusuri ternyata orang ini memang suka sekali membuat ‘keributan’ di beberapa grup facebook komunitas blogger.

Selain itu data-data dari abuser pun sangat mudah ditemukan jika anda melakukan browsing yang related dengan nama abuser pelapor DMCA palsu “Toni Irawa” atau “Toniid”.

 

[Update] – Pelacakan Lokasi Terduga Pelaporan Palsu DMCA (Serangan Siber) Oleh Abuse “Toniid”, “Toni Irawan” (Pemilik situs Toniid.de)

Berdasarkan informasi yang didapatkan dari pelacakan Ip dari serangan siber yang masih terjadi, dapat ditemukan bahwa “Toni Irawan” atau “Toniid” berada di di wilayah Kalimantan Selatan Di sekitar kota Amuntai sampai dengan Jabang.

Disini saya dapat memblok IP tersebut agar tidak bisa lagi berkunjung ke website yang saya miliki, akan tetapi saya mendapati bahwa abuser ini menggunakan VPN untuk tetap bisa mengakses website yang saya miliki dan kembali melakukan pelaporan palsu DMCA.

Lokasi Toniid Alias Toni Irawan
Lokasi Toniid Alias Toni Irawan

Jika di cek di Google Maps lokasi ada di gambar berikut:

Lokasi Terakhir Toni Irawan Di Google Maps
Lokasi Terakhir Toni Irawan Di Google Maps

[Update] – Kasus Fake Report Lain Yang Di Lakukan “Toniid”, “Id”, “Ranca Bana” alias Toni Irawan Kepada Situs Lain

Disini saya juga menemukan beberapa data pelaporan Fake DMCA yang related dengan “Toniid”, “Id”, “Toni Irawan” yang saya dapatkan dari penelusuran dari situs https://lumendatabase.org/. Jadi dapat disimpulkan bahwa abuser ini memang sejak dari dulu melakukan serangan siber ke beberapa website dan mencatut nama website lain.

1. Fake Report DMCA Oleh Abuser “Toni Irawan” atau “Toniid”, “Id” Kepada Situs Finansialku.com

Screenshot Fake Report DMCA By Toni Irawan
Screenshot Fake Report DMCA Oleh Toni Irawan atau “Toniid”, “Id” Kepada Finansialku.com

Bisa dilihat dari screenshot diatas bahwa abuser ini hanya mencantumnya satu paragraf saja sebagai pembanding dan berani melaporkan situs Finansial.com dengan menuduh mengambil konten dari coinvestasi.com. Tentunya disini abuser Toni Irawan atau “Toniid”, “Id” ingin melakukan adu domba dengan mencatut nama situs lain.

2. “Toniid” atau “Toni Irawan” Menggunakan Nama Beberapa Situs Untuk Melakukan Fake DMCA Report¬†

Hal pencatutan situs lain untuk melakukan Fake Report DMCA juga sama dilakukan oleh “Toni Irawan” atau “Toniid”, “Id” kepada situs Budak Duit Indonesia, contohnya seperti screenshot dibawah ini.

Toni Irawan Pelaku Abuser Fake DMCA Report_2
Screenshot Fake Report DMCA Oleh Toni Irawan atau “Toniid”, “Id” Part 2

Setelah penelusuran yang saya lakukan atau nama “Toni Irawan” atau “Toniid”, “Id”, tampaknya pelaku abuser Fake Report DMCA ini sudah melakukan praktiknya sejak lama dan sudah banyak situs-situs yang menjadi korbannya.

Screenshot Toniid Mencatut Beberapa Nama SItus Lain Untuk Melakukan Fake DMCA Report
Screenshot Toniid Mencatut Beberapa Nama SItus Lain Untuk Melakukan Fake DMCA Report

Bisa di cek screenshot data dari Lumendatebase bahwa banyak situs besar yang dicatut namanya untuk melakukan kejahatan Fake DMCA Report.

Screenshot Toniid Mencatut Beberapa Nama SItus Lain Untuk Melakukan Fake DMCA Report_2
Screenshot Toniid Mencatut Beberapa Nama SItus Lain Untuk Melakukan Fake DMCA Report_2

Melalui pengecekan saya dalam history https://lumendatabase.org/ atau nama abuser “Toniid” dan “id” (masih banyak nama lainnya yang digunakan dengan menggunakan inisial Toni, seperti Toni Jarvis dll), bahwa praktiknya sudah dilakukan sejak tahun 2013 sampai sekarang.

Jadi bagi teman-teman komunitas blog atau pengelola website yang merasa dirugikan dan pernah menjadi korban Fake Report DMCA oleh pelaku “Toniid”, “Id” , “Toni Irawan”, saya rasa bukti yang ada sudah cukup jelas bahwa ia bermain-main dengan hukum.

 

3.¬† “Toniid”, “Id”, “Ranca Bana”, “Toni Irawan” alias Toni irawan (pemilik situs scam www.toniid.de)

Spammer DMCA “Toniid”, “Id”, “Ranca Bana”, “Toni Irawan” alias Toni irawan (pemilik situs scam www.toniid.de) sering melakukan aksinya dengan melaporkan secara brutal link-link artikel targetnya dengan deskripsi pelaporan yang tidak jelas dan mencatut nama situs website lain dan bertindak sebagai perwakilan ataupun owner website tersebut.

Tindakan ilegal dan pencatutan situs tersebut bisa di cek di screenshot berikut:

Screenshot Abuser DMCA Toniid, id, Ranca Bana, Toni Irawan owner www.toniid.de
Screenshot Abuser DMCA Toniid, id, Ranca Bana, Toni Irawan owner www.toniid.de

Berapa artikel Budak Duit Indonesia Terkena Spam Fake Report DMCA Oleh “Toniid”, “Id” alias Toni Irawan?

Sampai saat ini jika saya mengecek di google pencarian ada sekitar 25 link artikel yang terkena serangan Fake Report DMCA Oleh “Toniid”, “Id” alias Toni Irawan. Tentunya Budak Duit Indonesia juga sedang mengisi Counter Form DMCA dan melaporkannya kepada Google LLC untuk di cek dan ditindaklanjuti masalah ini.

Adapun bukti artikel dari Budak Duit Indonesia yang terkena Spam Fake Report DMCA Oleh “Toniid”, “Id” alias Toni Irawan ada di screenshot di bawah ini.

Screenshot Bukti Fake Report Brutal Oleh Toniid Part 3.jpg
Screenshot Fake Report DMCA Oleh Toni Irawan atau “Toniid”, “Id” Part 3

Saya sangat menghargai bantuan dari teman-teman blogger yang memberi support dan solusi akan serangan siber yang dilakukan oleh abuser “Toniid”, “Toni Irawan”, “Id” dan “Ranca Bana” yang sejatinya merupakan orang yang sama yang melakukan spam pelaporan DMCA palsu.

[Update] : Untuk saat ini saya mencoba untuk melaporkan serangan Fiktif ini Ke BSSN dan Patroli Siber (POLRI)

Hal ini dilakukan karena tidak ada etikat baik untuk meminta maaf dan bahkan sampai saat ini masih aktif untuk membuat laporan palsu menggunakan DMCA untuk mentakedown artikel yang saya miliki dengan tuduhan plagiarisme, pencurian konten dan copyright dengan mencatut dan berpura-pura sebagai perwakilan dari website-website yang di catut namanya.

“Bersabarlah sebentar; fitnah tidak berumur panjang. Kebenaran adalah anak waktu; lama dia akan muncul untuk membela kamu.” – Immanuel Kant

Pesan

Singkat kata setiap masalah dalam mengurus blog pasti ada jalan keluarnya dan tindakan yang merugikan orang lain secara ilegal pasti ada ganjarannya.

“Penyesalan selalu datang belakangan” – Anonim

Tentunya saya juga sebagai pengelola Budak Duit Indonesia akan selalu mengikuti segala ketentuan hukum yang berlaku, persyaratan dari Google dan para blogger lainnya.

Dan saya sangat menyangkan adanya tindakan dari abuser seperti ini yang merusak karya-karya para Blogger Indonesia.

Selain itu saya juga akan terbuka jika memang ada pelanggaran yang saya lakukan atau ada beberapa konten yang secara tidak sengaja sama dengan konten para blogger lainnya untuk menciptakan komunitas blogger Indonesia yang sehat.

Sekian sharing saya kali terima kasih sudah membaca.

 

 

Salam,

Budak Duit Indonesia

 

*Note: Artikel ini dibuat dengan tujuan berbagi informasi akan serangan DMCA Palsu Yang Dilakukan Oleh Abuser DMCA Dan data-data yang ada di dapatkan dari situs https://lumendatabase.org/.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

nine − two =

error: Content is protected !!